Pengenalan animas 3D
Pengertian animasi 3D
Animasi 3D (3 Dimensi)
Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin
berkembang dan maju pesat. Animasi 3D visual adalah pengembangan dari animasi
2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata,
mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatan Disney (Pixar
Studio), maka berlomba-lombalah studio film dunia memproduksi film sejenis.
Bermunculanlah, Bugs Life, AntZ, Dinosaurs, Final Fantasy, Toy Story 2, Monster
Inc., hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale. Cars, Valian. Kesemuanya
itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).
Animasi 3D merupakan animasi yang dibuat dengan menggunakan model seperti
yang berasal dari lilin, clay, boneka/marionette dan menggunakan kamera animasi
yang dapat merekam frame demi frame. Ketika gambar-gambar tersebut
diproyeksikan secara berurutan dan cepat, lilin atau clay boneka atau
marionette tersebut akan terihat seperti hidup dan bergerak. Animasi 3D dapat
juga dibuat dengan menggunakan komputer. Animasi 3D sendiri adalah sebuah model
yang mempunyai bentuk, volume, dan ruang sehingga dapat dilihat dari segala
arah. Teknologi animasi 3D sekarang ini banyak digunakan dalam proses pembuatan
film-film animasi.
Jenis
Animasi 3D
Secara keseluruhan, jenis animasi 3D
menggunakan teknik runtun kerja yang sama dengan jenis animasi 2D, bedanya
obyek animasi yang dipakai dalam wujud 3D. Dengan memperhitungkan karakter
obyek animasi, sifat bahan yang dipakai, waktu, cahaya dan ruang. Untuk
mengerakkan benda 3D, walaupun itu mungkin, tapi cukup sulit untuk
melaksanakannya, karena sifat bahan yang dipakai mempunyai ruang gerak yang
terbatas. Berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan, termasuk dalam jenis
animasi ini adalah :
- Animasi Boneka (Puppet Animation)
Obyek
animasi yang dipakai dalam jenis film animasi ini adalah boneka dan figur
lainnya, merupakan penyederhanaan dari bentuk alam benda yang ada, terbuat dari
bahan-bahan yang mempunyai sifat lentur (plastik) dan mudah untuk digerakkan
sewaktu melakukan pemotretan bingkai per bingkai, seperti bahan kayu yang mudah
ditatah atau diukir, kain, kertas, lilin, tanah lempung dan lain-lain, untuk
dapat menciptakan karakter yang tidak kaku dan terlalu sederhana.
- Animasi Model
Obyek
animasi 3D dalam jenis film ini berupa macam-macam bentuk animasi yang bukan
boneka dan sejenisnya, seperti bentuk-bentuk abstark; balok, bola, prisma,
piramida, silinder, kerucut dan lain-lain. Atau bentuk model, percontohan
bentuk dari ukuran sebenarnya, seperti bentuk molekul dalam senyawa kimia, bola
bumi.Bentuk obyek animasi sederhana, penggunaannya pun tidak terlalu rumit dan
tidak banyak membutuhkan gerak, bahan yang dipakai terdiri dari kayu, plastic
keras dan bahan keras lainnya yang sesuai denga sifat karakter materi yang
dimiliki, tetapi tidak berarti bahan lentuk tidak dipakai. Disebut juga film
animasi non-figur, karena keseluruhan cerita tidak membutuhkan tokoh atau
figure lainnya. Jenis film Teknik yang memanfaatkan lembaran sel merupakan
suatu pertimbangan penghematan gambar, dengan memisahkan bagian dari obyek
animasi yang bergerak, dibuat beberapa gambar sesuai kebutuhan; dan bagian yang
tidak bergerak, cukup dibuat sekali saja.
- Animasi Pixilasi (Pixilation).
Jenis film
animasi 3D ini menggunakan figur manusia sebagai objek animasi. Pixilasi adalah
suatu teknik pemotretan di mana manusia berbuat atau melakukan sesuatu adegan
seperti boneka, sama halnya yang dilakukan dalam film animasi pada umumnya.
MANFAAT ANIMASI 3D
Gambar animasi 3D pada saat ini banyak sekali dimanfaatkan
untuk berbagai kebutuhan dalam berbagai kegiatan dari mulai kegiatan yang sifatnya santai
sampai serius, dari mulai sebagai fungsi utama sampai fungsi tambahan atau
hiasan. Animasi dibangun berdasarkan manfaatnya sebagai perantara atau media
yang digunakan untuk berbagai kebutuhan di antaranya :
• Media Hiburan
• Media Presentasi
• Media Iklan/Promosi
Media Hiburan, Animasi digunakan untuk menghibur
penonton atau pengguna animasi tersebut, sehingga memberikan kepuasan. Animasi
sebagai media hiburan biasanya digarap dengan sangat serius karena sebagai
produk dagangan yang memiliki harga jual. Sebagai media hiburan, animasi
digarap sebagai project.
Contoh :
• Film
• Video Klip
• Games, dll
Media Presentasi, Animasi digunakan untuk membuat
menarik perhatian para auden atau peserta presentasi terhadap materi yang
disampaikan oleh presenter. Dengan penambahan animasi pada media presentasi
membawa suasana presentasi menjadi tidak kaku. Dengan penambahan animasi
diharapkan dapat tercapai penyampaian informasi atau terjadinya komunikasi yang
baik dalam kegiatan presentasi.
Fungsi animasi dalam presentasi diantaranya :
• Menarik Perhatian dengan adanya pergerakan dan suara
yang selaras
• Memperindah tampilan presentasi
• Memudahkan susunan presentasi
• Mempermudah penggambaran dari suatu materi
Media Iklan/Promosi, Animasi sebagai media iklan atau
promosi dibangun sedemikian rupa agar pemirsa atau penonton tertarik untuk
membeli atau memiliki atau mengikuti apa yang disampaikan dalam alur cerita
dari animasi tersebut.
Media Bantu/Tools, Animasi sebagai media bantu atau
tools digunakan sebagai perangkat penuntun atau petunjuk dalam melakukan
sesuatu. Sebagai media bantu, animasi akan terlihat menonjol atau memberikan
daya tarik atau memunculkan fokus baru terhadap sesuatu yang perlu dibantu.
Media Pelengkap,
Animasi digunakan sebagai pelengkap atau tambahan atau hiasan pada suatu
tampilan yang digunakan untuk mempercantik atau menarik pada objek yang
ditampilkan.
source :
http://hdynrmdhn27.blogspot.com/



Tidak ada komentar:
Posting Komentar